Rabu, 03 Desember 2014
Hidup itu gituh-gituh ajah..
Hidup di dunia itu gituh-gituh ajh...
setiap pertemuan, ada perpisahan,
setiap kelahiran, ada kematian,
setiap kesusahan ada kesenangan...
Kita dalam perut sendiri, dilahirkan ditengah keluarga, hidup dan tumbuh berkembang sama orang tua, saudara, adik dan kakak.
Saat mulai sekolah kita punya temen, naik tingkatan sekolah pisah sama temen lama, ketemu temen baru.
Saat mulai kuliah kita mulai mandiri, meninggalkan orang tua dan saudara di kampung halaman.
Kemudian dapet jodoh menikah, membentuk keluarga baru, jadi ibu atau bapak, membesarkan anak kita, anak kita tumbuh dewasa, terus meninggalkan kita untuk berkelana mencari ilmu, nikah sama jodoh pilihannya.
Kita menua bersama pasangan, kemudian menunggu siapa yang dipanggil-Nya duluan kemudian sendiri lg.
Baik sendiri dunia maupun senidri di alam baka.
Begitupun mencari uang, kita kerja mati-matian siang malam, untuk memenuhi semua kebutuhan, memenuhi segala keinginan, investasi sana-sini untuk anak istri suami, habis dicari lagi, kurang, nambah sana sini, tanah berhektar", baju yang termahal dan mobil yang tercangkih selalu menjadi idaman, namun ternyata kita akan meninggalkan semuanya.
Terakhir kita menggunakan keranda ditutupi kain berwarna hijau, menggunakan kain putih polos tanpa jahitan, dan hanya menggunakan tanah seluas 2x1 m persegi sebagai tempat terkhir beristirahat.
Maka bodohlah kita jika hanya mencari harta dunia..
tak ada yang abadi..
tak akan ada yang menemani..
tak akan kita bawa mati..
tak akan menjadi bekal untuk menghadap sang Ilahi Robbi...
Senin, 03 November 2014
Untuk Anakku M.Arfa Dzikri
Kelak kau akan menjadi seorang pemuda yang tampan, pemuda yang sukses dan berbudipekerti luhur, seorang pemuda yang disegani karena ilmunya, menjadi pemimpin bagi diri sendiri, lingkungan dan bangsanya. Menjadi seorang hamba-Nya yang dicintai makhluk langit dan bumi, menjadi manusia yang membawa kebahagian.
Kelak kau akan tumbuh dan dewasa menjadi seorang pemimpin keluarga menjadi ayah bagi anak" yang menjadi cucu kami, menjadi suami bagi seorang istri yang sholehah, dan membagun keluarga sakinah mawadah warohmah.
Kau akan pergi meninggalkan kami, berkelana meniti kehidupan ini, kau akan pergi menjalani kelurgamu sendiri.
Tapi kami disini akan selalu menjulurkan tangan menunggumu kembali, dan memelukmu , memberimu kasih sayang yang tak pernah berubah sedikitpun..
Kelak kami akan merindukan saat ini, saat dimana kau menangis manja karena mengiinkan sesuatu, saat kau tersenyum karena melihat kami menemanimu, saat kau tertidur dalam gendonganku, kami akan merindukanmu saat kau terlelap dalam dekapanku, saat tingkahmu yang tak bisa diam dan membuat hal yang lucu..
Kelak kami akan merindukan masa itu masa-masa kita selalu bersama.
Tapi dimanapun kau kelak kami akan selalu mendokanmu selalu, mendo'akan untuk kebaikanmu, dan selalu disini mendukungmu.
Namun kelak saat kami kembali padanya-Nya, saat do'a ini tidak dapat terucap lagi giliran kau yang mendo'kan kami, hanya itu pinta kami, agar kita bisa bersama kembali di surga Sang ILLAHI
Jumat, 31 Oktober 2014
maafkan aku Ya Allah yang selalu so tau
Duhai tuhan yang maha tahu dan maha mengetahui jauhkanlah aku dari sifat so tauku yang kadang terlalu besar melewati batas, yang terkesan begitu sombong dan angkuh, yang terlihat begitu memaksa-Mu untuk selalu harus menuruti inginku. Yang selalu ingin hidup ini sesuai mimpi dan harapku, tanpa peduli itu baik atau tidak untukku yang sebenarnya Engkau yang lebih tahu dan memahami yang terbaik untukku.
Maafkan aku ya Allah..kini aku mencoba belajar bahwa hidup ini memang sepenuhnya milik-Mu tak berhak aku sedikitpun untuk mengatur-Mu, beri aku selalu waktu untuk mencoba mengerti ya Allah bahwa tugasku hanya menjalani hidup untuk-Mu, untuk memahami bahwa tugasku hanya menjalankan rencana dan mimpiku dan Engkau yang memiliki hak sepenuhnya untuk menentukan hasil..
Ingatkan aku selalu ya Allah bahwa aku harus selalu meminta ridhomu agar aku tak menjadi hamba-Mu yang angkuh dan so tau...
Aku hanya ingin hidup di atas ridho-Mu aku ingin cita" yang aku capai merupakan rencana-Mu dan takdir-Mu yang engkau bwat memang terbaik untukku..
Ampuni aku ya Allah, maafkan ego ini yang begitu membuatku sombong, maafkan aku, maafkan aku selalu Ya Allah..
Kamis, 30 Oktober 2014
cantik menurutku
Menurut ku :
Wanita itu cantik bukan karna make up setebel-tebelnya tapi cantik ketika, wajah selalu terkena air wudhu, indah dan menyejukan, lebih dari cantik.
Wanita itu cantik bukan memperlihatkan bagian dan lekuk tubuhnya pada banyak orang, tapi saat seluruh auratnya tertutup sehingga pria menghargainya, dan muhrimnya bangga karena hanya dialah satu-satunya yang berhak melihatnya,.
Wanita itu cantik ketika dia bisa menjadi wanita yang cerdas dan anggun, yang lembut namun tegas, yang sabar namun berani, yang cepat namun teliti.
Wanita cantik itu bukan saat memiliki banyak pria disampingnya, namun ketika banyak pria yang mengaguminya namun pria yang terbaiklah pendampinya.
Wanita cantik itu ketika suaranya terdengar merdu mengalunkan ayat al-qur'an, bibirnya selalu basah karena dzikir.
Wanita cantik itu bukan yang sukses diluar dan berkelimangan harta dan berlian, tapi wanita cantik itu ketika dia selalu menjadi penyejuk keluarganya menjadi ibu yang selalu menyambut anak dan suami dengan penuh kasih sayang.
Wanita cantik itu adalah wanita yang menjadikan dirinya begitu istimewa sehingga dia memperlakukan dirinya sesuai kehendak sang pencipta dan menyembunyikan kecantikannya namun tetap terpancar tanpa harus memerkan keindahanya.
Langganan:
Postingan (Atom)